•Juli 18, 2008 •
Tidak ada Komentar
Pagi ini ketika aku melangkahkan kaki keluar rumah.
Ya Allah, aku memohon bisa bahagia dengan orang-orang yang aku temui
hari ini. Aku juga memohon bahwa mereka juga bahagia dengan keberadaanku. Semua kuserahkan pada-Mu, sehingga tidak perlu ada
khawatir dan ketakutan. Karena aku yakin, setiap harinya akan selalu ada
kejutan-kejutan indah untukku. Semoga aku dan orang-orang disekitarku
dapat saling belajar dan saling memberi manfaat.
Ya Allah, maafkan aku jika beberapa hari ini aku rapuh dan selalu mengeluh. Tapi mulai pagi ini, aku seharusnya bersyukur dengan semua
nikmat yang tidak bisa aku hitung. Aku masih bisa bernafas, masih bisa
berjalan, masih bisa memainkan jariku di atas tuts hitam keyboard ini.
Mohon jauhkan aku dari berkeluh kesah, kesempitan pikiran, kekotoran
hati dan dari kemalasan tubuh ini.
Lanjutkan membaca ‘Doa & Pintaku Untuk Hari Ini’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Juli 17, 2008 •
Tidak ada Komentar
Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak dicintai olehnya. Tetapi lebih sakit, bila mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu dia apa yang kamu rasakan.
Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang.
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum bertemu dengan yang tepat. Jadi ketika! kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.
Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi. Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka. Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita.
Lanjutkan membaca ‘Arti Mencintai Seseorang’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Juli 11, 2008 •
1 Komentar
Wak..kak..kakk.. kesibukan kerja dan kegiatan yang teramat sangat lumayan sibuk menjadikan proses hobby memainkan jariku di atas tuts hitam keybord untuk menulis agak sedikit terhambat. dalam hal ini banyak yang menagih dan bertanya serta menanti oleh2 berupa cerita di dalam blog ardjuna ini.
Kisah ini terekam dalam memory dan juga langkah dalam hidupku tanggal 5 juli 2008 silam.
pagi buta pukul 4.30 saya menantang mata kantuk saya untuk segera beranjak bangun dari tempat tidur dalam rumah kost-ku, mandi pagi dan sholat subuh adalah hal utama dan pertama yang aku lakukan, (alarm dari paman Je’ selalu mengingatkan sholat, memang sudah aku set dalam HP) setelahnya aku harus berangkat ke kantor karena pagi itu, saya harus datang lebih awal karena tergabung dalam team panitia Tour Bandung tepatnya di Sari Ater.
Perjalanan dari jakarta menuju sariater bandung lumayan agak melelahkan juga, dan saat menjadi MC.. sebelumnya saya melakukan performance dengan menyumbang satu buah lagu dengan satu title “Semua Karena Cinta” lagu yang dulunya di lantunkan oleh pemenang Indonesian Idol “Joy Tobing & Delon”. di hadapan peserta tour sekitar 3500 orang lebih. dalam HUT Perusahaan ini, kita bagi2 Door Prize 8 Unit Sepeda Motor dan hadiah hiburan menarik lainnya.
Acara Selesai, peserta lain tengah asik menikmati pemandangan sekitar, saya menunggu dan tidur dalam bus karena sebelumnya sempet teriak2 selama 3 jam Non Stop dengan kondisi panas yang teramat sangat. pukul 3 sore pulang dari sariater, saat bus peserta lain melaju dengan kencang berarak-arakan menuju jakarta, team panitia dengan santainya mampir ke warung makan Abah Baba, nasi Timbel yang saya pesen sangat Luar biasa enak.. next time wajib mampir lagi!! he3x..
Lanjutkan membaca ‘Bandung… Kami Datang Untukmu’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Juli 1, 2008 •
Tidak ada Komentar
“saya telah pasrah, dalam dekapan sayap-sayap yang rapuh ini. membawa saya kemanapun pergi, mengikuti arah angin. mengikuti musim yang selalu berganti.
saya telah pasrah, untuk mencintai. meski hanya diam-diam.”
dan
“selamat malam sayang
apa kabarmu hari ini?
indahkah harimu atau mendung kelabu seperti hariku?
karena merindumu!
rasanya tak sabar menunggu waktu beranjak
Hah, kuharap waktu mau bersahabat denganku
dan segera membawaku dalam dekapmu
Tapi sudahlah aku tak mau menyita waktumu yg bukan milikku
selamat tidur dan telah kutitipkan dirimu dalam pelukan mimpi yang indah..”
Lanjutkan membaca ‘Ijinkan Aku Mencintaimu Diam-Diam’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Juli 1, 2008 •
Tidak ada Komentar
Tuhan …
Malam ini
Disini begitu sunyi
terdengar suara merdu ayat2 cintaMu yang berkumandang
sejuk terdengar, merasuk dalam dada
lupakan sejenak kebingungan, gelisah, kecewa …
hentikan sejenak bulir air mata yang perlahan menetes …
Tuhan
kini aku tidak tau sedang berjalan dimana
siapa aku??
dimana aku??
yang aku tau
aku adalah aku yang menanggung ribuan dosa
aku adalah aku yang terseok mengetuk pintu ampunanMu
jangan tutup pintu itu Tuhan
kan kutukar dengan semua yang kumiliki, asal aku bisa sampai di depan
pintu AmpunanMu
mengetuknya ….
dan Kau bukakan untukku …
Lanjutkan membaca ‘Air Mata Malam’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Mei 2, 2008 •
Tidak ada Komentar
Satu hal sebagai bahan renungan Kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu…
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih…
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu
Lanjutkan membaca ‘Indahnya Malam Pertama Kita’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•April 24, 2008 •
1 Komentar
Dalam kehidupan ini kita sebagai mahluk sosial tidak pernah bisa lepas untuk dapat berhubungan dengan orang lain. termasuk dalam meraih sukses kita memerlukan orang lain. Salah satunya, jika kita ingin sukses menjadi seorang pebisnis, kita memerlukan orang lain, misalnya investor. Jika kita juga ingin sukses dalam karir, tentu kita tidak akan lepas dari keberadaan atasan dan rekan kerja kita. atau kita ingin sukses dalam hubungan asmara pun kita harus menjaga kepercayaan.
Kepercayaan adalah kekuatan “daya tarik” yang luar biasa untuk mengundang peluang ber-transaksi. Kalau melihat penjelasan para pakar marketing, transaksi adalah sasaran riil jangka pendek yang dicapai oleh kesepakatan antarpihak. Transaksi ini pada hakekatnya bukan saja akan dilakukan oleh para pedagang atau pebisnis, tetapi akan dilakukan oleh semua orang yang menjalankan aktivitas usaha, apapun usaha itu, termasuk juga dalam bekerja & kehidupan sosial kita.
Lanjutkan membaca ‘Apakah Saya Dapat Di Percaya?’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•April 21, 2008 •
Tidak ada Komentar

Lihatlah Semuanya…
Anakku kian hari kian tumbuh besar, cantik, dan juga semakin lucu.
nantinya dia akan menjadi kebangganku pastinya.
Kelak dia juga yang akan mengajarkan dan mengingatkan aku, saat aku mulai pikun akan nasehat dan juga pesan yang ayahnya pernah ajarkan ke aku.
Anakku sayang.. kamu perlu tahu..
Aku berdoa kepada Tuhan Setiap hari.
teruntuk Alm. Ibu-mu yang cantik. dan teruntuk Ayahmu kuat.
Kecantikan ibumu, Mendebarkan dan mengajarkan banyak hal ke orang2 yang mengenalnya termasuk aku.
Kekuatan ayahmu, Melatih kehidupanku.
Bidadari kecilku, tahukan engkau…
Bahwa Pagi hari memberi suka cita Di mataku, sementara Malam hari memberi kedamaian Di hatiku.
Matahari mengundangku. tapi Aku takut pergi ke matahari, Karena itu terlalu jauh.
Bulan mengundangku. tapi Aku takut bahwa ketika aku berada di sana aku akan teramat sangat merindukanmu.
Lanjutkan membaca ‘Buah Hati Dalam Hidupku’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•April 18, 2008 •
Tidak ada Komentar
Pagi ini sama seperti pagi sebelumnya…dingin… KOSONG, dan basah…tidak ada matahari yang menghangatkan udara…tetap sama..dingin menusuk..
Tapi saya harus bangun.. bangun segera dari tempat tidur dalam rumah kost-ku …bangun dari semua mimpi dan angan yang dibangun dengan penantian semu…tanpa awal dan tanpa akhir…bagaikan lingkaran yang akan terus berputar..tanpa ujung…ya..saya harus memotong lingkaran itu sehingga tali itu akan berujung menjadi dua..satu di depan dan satu di belakang..
Ini bermula dari kejadian sore itu, sore yang membuat saya kurang nyaman berada duduk di kursi meja kerjaku karena memikirkan kamu.
KAMU BOHONG!!!!..Apa artinya semua ini bila tidak diiringi oleh perjuangan? Kenapa kamu melakukan semua ini kepadaku? Apa maksud dari semua ini? Kakimu sudah melangkah dan aku tidak bisa lagi menuntunmu kembali… semua itu karena ketidak jujuranmu padaku.
Lanjutkan membaca ‘Terkutuklah CINTA’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•April 18, 2008 •
Tidak ada Komentar
href=’http://ardjuna.files.wordpress.com/2008/04/my-family.jpg’>
Ku pernah Mencoba Menulis nama kalian di putihnya pasir pantai.
Tapi terhapus ombak.
Lalu Aku coba Menulis nama kalian di beningnya air sungai.
Tapi terhapus tetesan hujan.
Kutulis Kembali di Semilir angin agar kalian mendengarnya.
Tapi terhapus debu jalanan
Saat itu aku merasa bingung..
Karena kalian semua sangat berarti bagi saya..
Lalu kutemukan tempat menulis Nama Kalian
Yang mungkan takkan pernah terhapus,
KUTULIS NAMA KALIAN DIHATIKU YANG PALING DALAM.
Yah.. Kalian semua lah selama ini yang menjadi sumber kekuatan dan keceriaan dalam hidupku.
Jangan pernah tinggalkan aku sendiri…<a
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•April 7, 2008 •
Tidak ada Komentar
Titipan Postingan dari Om juli…
Kisah seru yang banyak mengundang pro dan kontra saat berada di jogja tepatnya di kantin 88 deket dengan PKU dan juga malioboro.
Dalam Mobil Xenia yang berisikan 10 orang, saat itu hanya om Toto dan om juli yang bisa tertawa puas menertawakan kebodohan kami dan termasuk saya di dalamnya.
Lanjutkan membaca ‘Kantin 88 Dekat PKU Jogja’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•April 7, 2008 •
Tidak ada Komentar
Saya nggak tahu harus menulis dan juga memulai cerita dari mana, yang pasti sampai saat saya memainkan jari dalam tuts hitam keyboard saya ini, saya masih merasa sedikit nggak percaya dengan kondisi kemarin yang menimpa orang2 terdekat saya. (ciee.. bahasanya udah kaya keluarga cendana aja)
Awal cerita saat minggu sore pulang dari kampus, saya mendapati mbak utie nggak ada di rumah karena ada acara arisan di rumah saudara yang di daerah mana saya sendiri juga kurang tau, yang saya tahu mbah utie pergi sama ratu adil, om nangdi dan juga shiffa. sementara Om juli (pak uban) dan juga Nabila belum pulang dari Rumah nenek di pisangan.
saya di rumah cuma sama tante embot dan juga om batok, Mmmm.. sepi juga nggak denger celoteh nabila yang kadang bikin rasa lelah hilang seketika. nggak lama ngobrol2 bertiga, suara deru mesin motor pak uban terdengar samar2 dan semakin jelas.. itu tandanya nabila pulang!! yes… minggu ini saya bisa ketemu nabila. (maklum saja, bisa ketemu nabila kalo cuma sabtu minggu, kalo dua hari tersebut nabila nggak di rumah, saya pasti pulang ke rumah kost dengan sedikit rasa kecewa).
Lanjutkan membaca ‘Cobaan Dalam Satu Minggu’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Maret 27, 2008 •
3 Komentar
Lihat muka Sinchan di samping!! he3x..
Mirip banget sama muka gw tadi siang pas di paksa suruh membawakan acara Religy di kantor saat perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
sumpah.. ini pengalaman pertama gw jadi MC untuk acara keagamaan.
Rasanya sama seperti kalo saya di suruh siaran Program acara Dangdut di Studio. Blass.. nggak tahu tema dan bener2 nge’Blank! bingung mau ngomong apa.
Padahal kalo di pikir tadi acara cuma 1 jam doank! tapi berasa laammmmmaaa bangeeet. sampe2 tadi sempet grogi denger suara sendiri keluar dari TOA, suara berubah jadi seperti suara monster. berat banget!! serem amat mbak.. sambil ngeluh ke yang baca sari tilawah… hi..hi..hiii
Lanjutkan membaca ‘Mengejar Kesempurnaan’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Maret 26, 2008 •
1 Komentar
Based on True Story..
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit, istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun
Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan, itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.
Lanjutkan membaca ‘Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta
•Maret 26, 2008 •
Tidak ada Komentar
Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku menciummu?”
Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku memelukmu?”
Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya…
Lanjutkan membaca ‘Perbedaan Suka, Sayang & Cinta’
Ditulis dalam Ardjuna Mencari Cinta